Sunday, December 28, 2014

Tony Fernandes anggap kehilangan pesawat AirAsia QZ8501 sebagai satu mimpi ngeri


'Ini mimpi paling ngeri saya', luah Tony. Tony Fernandes anggap kehilangan pesawat AirAsia QZ8501 sebagai satu mimpi ngeri

Ketua Pegawai Eksekutif Kumpulan AirAsia, Tan Sri Tony Fernandes terharu dengan sokongan yang diterimanya di media sosial dan menganggap kehilangan pesawat AirAsia QZ8501 sebagai satu mimpi ngeri.

Beliau yang sudah tiba di Surabaya, Indonesia berkata ingatan beliau adalah bersama para penumpang dan anak kapal.

“Saya sebagai CEO kumpulan anda akan terus bersama dalam masa-masa sukar ini. Kami akan melalui pengalaman pahit ini bersama dan saya akan cuba untuk bertemu seberapa banyak daripada anda,” tulis Tony di Twitter.



Beliau turut berterima kasih dengan pihak kerajaan Indonesia, Singapura dan Malaysia dan meletakkan harapan dalam operasi mencari dan menyelamat (SAR).





Tambahnya, keutamaan ketika ini adalah untuk menjaga ahli keluarga staf beliau dan para penumpang.


Kata-kata Tony di Twitter terus mendapat reaksi pengguna media sosial, yang berkata mereka akan sentiasa bersama Tony dalam saat yang menguji ini.







Pesawat QZ8501 itu terputus hubungan dengan menara kawalan Jakarta pada 7.24 pagi waktu tempatan, menurut kenyataan syarikat penerbangan tersebut.

Penerbangan tersebut membawa 162 penumpang dan anak kapal. 

Saturday, December 27, 2014

Senarai 155 penumpang Pesawat QZ8501


Pesawat QZ8501: Kementerian Perhubungan Indonesia keluarkan senarai 155 penumpang

JAKARTA: Kementerian Perhubungan Indonesia mengeluarkan daftar penumpang pesawat AirAsia QZ8501 yang terputus hubungan pagi ini ketika dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura.

Dalam daftar itu, terdapat 155 penumpang dalam penerbangan pesawat itu namun 23 penumpang yang lain membatalkan perjalanannya.

Senarai penuh seperti berikut:

Pegawai White House Putih pantau situasi pesawat AirAsia


Rumah Putih pantau situasi pesawat AirAsia

WASHINGTON: Rumah Putih menyatakan ia sedang memantau situasi kehilangan pesawat AirAsia Indonesia QZ8501 yang hilang ketika dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura dan Presiden Barack Obama sudah diberi taklimat mengenai perkara itu.


Pesawat Airbus A320-200 yang membawa 162 penumpang dan anak kapal itu berlepas dari Lapangan Terbang Antara Bangsa Juanda di Surabaya di Jawa Timur pada 5.20 pagi (6.20 pagi waktu Malaysia) dan dijadualkan tiba di Singapura pada 8.30 pagi.




"Presiden sudah diberikan taklimat mengenai penerbangan 8501 AirAsia dan pegawai Rumah Putih akan terus memantau situasi itu," menurut jurucakap Rumah Putih, Eric Schultz.

Obama dan keluarganya sedang bercuti di Hawaii.



Menurut AirAsia, juruterbang penerbangan QZ8501 itu meminta kebenaran untuk mengubah haluan daripada laluan asal kerana cuaca buruk dan operasi mencari dan menyelamat sedang dilaksanakan.

Ketua Pengarah Pengangkutan Udara Indonesia, Djoko Murjatmodjo, memberitahu AFP bahawa pesawat berkenaan membawa tujuh anak kapal dan 155 penumpang - 138 dewasa, 16 kanak-kanak dan seorang bayi. - AFP

Sebuah pesawat disahkan terhempas di Laut Belitung Timur Indonesia

PESAWAT AirAsia QZ8501 yang dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura dipercayai hilang dari radar di Laut Jawa pada ketinggian 32,000 kaki dari paras laut. - Foto flightradar24



Sebuah pesawat dilaporkan terhempas di Laut Belitung Timur

Sebuah pesawat dilaporkan terhempas di perairan Belitung Timur (Beltim), Indonesia tetapi tidak dapat dipastikan sama ada ia adalah penerbangan AirAsia Indonesia QZ 8501, menurut laporan Kompas.com.

"Tadi Pak Danlanud menelefon Bapak (Basuri), memberi maklumat ada pesawat Airbus jatuh di sekitar perairan Beltim," kata Yuhinu, Ajudan Bupati Beltim, ketika menghubungi bangkapos.com.


SEKADAR GAMBAR HIASAN


Sementara itu, Ketua Polis Marin Beltim, AKP Yanto berkata, maklumat itu masih disiasat.

"Kita masih berhubung dengan direktorat dan mengumpulkan maklumat daripada nelayan mahupun kapal yang melintas perairan Beltim," kata AKP Yanto ketika dihubungi bangkapos.com.

Pesawat AirAsia Indonesia QZ 8501 dilaporkan hilang dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura pagi ini..

Fakta Penuh Pesawat QZ8501 AirAsia Yang Hilang Kontak di Indonesia


Fakta Penuh Pesawat QZ 8501 AirAsia Yang Hilang

Menurut stesen tv swasta Indonesia, Pesawat penerbangan AirAsia QZ8501 yang membawa 155 penumpang termasuk anak kapal dari Surabaya ke Singapura terputus hubungan pada pukul 06.17 pagi (waktu Indonesia Barat) di ruang udara diantara Tanjung Pandan ke Pontianak, Kalimantan. #PrayForQZ8501

Jenis pesawat: Airbus A320

Pendaftaran: PK - AXC

Laluan: Surabaya-Singapura

No Penerbangan: QZ 8501

Jadual Penerbangan: 5.20 pagi - Berlepas (waktu tempatan), 8.30 pagi - Ketibaan (waktu tempatan)

Komposisi Kru:

Kapten: Iriyanto

Pegawai Penerbangan: Remi Emmanuel Plesel

4 Atendan:

Wanti Setiawati

Khairunisa Haidar Fauzi

Oscar Desano

Wismoyo Ari Prambudi

Jurutera: Saiful Rakhmad

Komposisi penumpang : 138 dewasa

: 16 kanak-kanak

: 1 bayi

Pesawat AirAsia dari Surabaya ke Singapura hilang.

Pesawat AirAsia AWQ 8501 dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura yang membawa 155 penumpang terputus hubungan pagi ini, menurut media Indonesia.

Menurut laporan Detik.com, pesawat itu yang berangkat pada 5.20 pagi Waktu Indonesia Barat, dilaporkan hilang di ruang angkasa Pulau Kalimantan.
Kompas.com turut melaporkan insiden itu.

Pesawat AirAsia AWQ 8501 dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura yang membawa 155 penumpang terputus hubungan pagi ini

Menurut stesen tv swasta Indonesia, Pesawat penerbangan AirAsia QZ8501 yang membawa 155 penumpang termasuk anak kapal dari Surabaya ke Singapura terputus hubungan pada pukul 06.17 pagi (waktu Indonesia Barat) di ruang udara diantara Tanjung Pandan ke Pontianak, Kalimantan. #PrayForQZ8501


Posisi terakhir Pesawat : Tanjung Pandan (timur selatan) - Pontianak

HILANG : 6.17pagi!!! 





laporan sementara pesawat Indonesia AirAsia yang mengalami loss contact, dengan detail sebagai berikut:

Pesawat type Airbus A320
Regristrasi : PK - AXC
Route : SUB - SIN
Flight Number : QZ 8501
Sched. Time : departure 05.20 LT - arrival 08.30 LT

Komposisi Crew:
Captain : IRIYANTO
FO : REMI EMMANUEL PLESEL
4 Flight Attendants:
SFA : WANTI SETIAWATI
FA : KHAIRUNISA HAIDAR FAUZI
FA : OSCAR DESANO
FA : WISMOYO ARI PRAMBUDI
1 ENG : SAIFUL RAKHMAD

Staf Khusus Kementerian Perhubungan Hadi Mustofa memastikan pesawat membawa 155 penumpang, terdiri dari 130 orang dewasa, 24 anak dan 1 bayi.

"Kalau ada informasi ada 162 orang dalam pesawat kami tidak tahu informasinya dari mana. Tapi informasi yang ada dari kita 155 orang," kata Hadi kepada wartawan sesaat lalu (Minggu, 28/12).

Hadi menjelaskan penumpang pesawat terdiri dari seorang warga negara Singapura, seorang warga negara Inggris, seorang warga Malaysia.

"Lalu warganegara Korea Selata tiga orang, trmasuk satu bayi, dan warga negara Indonesia 149 orang," tukas Hadi.

Pesawat ‪#AirAsia‬ berkenaan yang berlepas dari Surabaya pada 5.20 pagi Waktu Indonesia Barat sepatutnya tiba di Singapura pada jam 8.30 pagi

Agensi Mencari dan Menyelamat Republik Indonesia terima laporan Airbus A320 AirAsia itu terputus hubungan pada jam 6.17 pagi WIB ketika di ruang udara di Teluk Kumai, Kalimantan.

Pesawat AirAsia QZ 8501 dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura yang membawa 155 penumpang terputus hubungan pagi ini.


Menurutnya, pesawat berkenaan sepatutnya tiba di Singapura pada jam 8.30 pagi waktu tempatan.

Pesawat AirAsia AWQ 8501 dari Bandara Juanda Surabaya ke Singapura yang membawa 155 penumpang terputus hubungan pagi ini, menurut media Indonesia.


Thursday, November 20, 2014

Ini Dia Gejala-Gejala Kanker Serviks

HAMPIR semua wanita berisiko untuk terkena kanker serviks. Ini merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita selain kanker payudara setiap tahunnya.

Meskipun kanker serviks sering muncul tanpa ada gejala, namun sebaiknya Anda perlu aware terhadap setiap pertanda dari tubuh. Berikut ini, tanda-tanda seorang wanita memiliki kanker serviks seperti dilansir Magforwomen.

  • Perdarahan vagina

Perdarahan vagina yang ekstrim, terutama di antara mentruasi dan perdarahan setelah menopause. Ini mungkin bisa menjadi gejala dan tanda dari kanker serviks. Namun, terkadang pada tahap awal kanker serviks tidak menunjukkan gejala.

  • Perdarahan saat berhubungan seksual

Jika Anda sering mengalami perdarahan selama berhubungan seksual, mungkin itu pertanda memiliki kanker serviks. Namun demikian, hal ini masih mungkin menjadi pertanda dari masalah lain, oleh sebab itu dianjurkan untuk memeriksakannya.

  • Mungkin ada metastasis

Pada tahap lanjut kanker serviks, metastasis dapat timbul di beberapa bagian, misalnya di perut atau paru-paru dan tempat lainnya. Metastasis adalah penyebaran kanker dari situs awalnya, dan ini dimungkinkan terjadi pada kanker serviks tahap lanjut.

  • Gejala lain yang membingungkan

Selain dari beberapa gejala yang telah disebutkan sebelumnya, terdapat tanda lain yang sering menyerupai gejala penyakit lain. Gejala lain tersebut diantaranya adalah kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, kelelahan, nyeri panggul, sakit punggung, nyeri di kaki dan bengkak, dan perdarahan pada vagina.

Monday, July 14, 2014

Ini Dia Cara Dunia Menghentikan Serangan Israel Ke Gaza

Perdana Menteri Israel, benjamin Netanyahu, belum memastikan, kapan akan menghentikan serangannya ke jalur Gaza, Palestina. Ia mengatakan hal tersebut kepada para menteri.

Melansir Al Jazeera, sebenarnya Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry telah menelepon Netanyahu, untuk menawarkan bantuan, sebagai penengah dalam gencatan senjata. "Tampaknya AS khawatir, tentang meningkatnya ketegangan di lapangan," kata seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, Senin (14/7).

Demi menghentikan serangan roket yang mengakibatkan korban warga sipil, Kerry juga mengatakan, ia akan melibatkan para pemimpin regional. Hanya saja, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai hal itu.

Pihak Palestina pun berusaha menyelesaikan permasalahan ini. Rencananya Presiden Palestina, Mahmoud Abbas bakal meminta Sekjen PBB, Ban Ki-moon, agar menempatkan negara Palestina di bawah sistem perlindungan internasional PBB, demi mengatasi kekerasan di Gaza.

Solidaritas untuk Gaza, memang terus mengalir dari seluruh dunia. Paus Franciskus bahkan mengimbau kepada para pemimpin dunia, agar terus berdoa, serta membantu diplomasi untuk menghentikan pertumpahan darah. Kabarnya, Menteri Luar Negeri Jerman dan Italia, tengah bersiap ke wilayah tersebut, dan turut mengupayakan gencatan senjata.

Demi mendukung Gaza, di Paris, ribuan orang berunjukrasa memprotes tindakan Israel. Di Hongkong, India, Jakarta, dan kawasan asia lainnya pun aksi mendukung Gaza pun digelar. Sebanyak 3.000 warga Australia juga ikut mengutuk perbuatan Israel. 

Sumber : http://www.republika.co.id