Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Wednesday, April 12, 2017

Ternyata RONI Tega Eksekusi 3 Anak Rianto Motifnya Karena Hal Ini... Baca Selengkapnya!

Ternyata RONI Tega Eksekusi 3 Anak Rianto Motifnya Karena Hal Ini... Baca Selengkapnya!

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang terduga pelaku terkait kasus pembunuhan 5 anggota keluarga di Medan, Sumut. Sementara, seorang pelaku, Andi Lala, yang masuk dalam daftar DPO masih dalam pengejaran.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, kedua pelaku bernama Roni (21) dan Andi Saputra (27). Kedua pelaku memiliki peran yang berbeda dalam kasus ini.

“Roni berperan sebagai eksekutor korban Syifa dan Gilang serta Kinara,” kata Rina dalam keterangannya, Rabu (12/4/2017).

Ia mengatakan, untuk pelaku Andi Saputra berperan sebagai penjaga di teras rumah untuk mengawasi orang-orang di sekitar TKP.

Rina mengatakan, sejauh ini polisi sudah memeriksa 12 orang saksi. Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap rumah milik Andi Lala di Lubuk Pakam, Deli Serdang.

Dari lokasi tersebut disita 4 unit HP diduga milik korban, satu unit laptop milik korban Syifa, sebuah tas sekolah milik Syifa, dompet peralatan sekolah Syifa dan STNK sepeda motor Vario ata nama Rianto.

Selain itu, polisi juga menyita satu unit mobil Xenia yang diduga digunakan oleh pelaku ke lokasi rumah korban. Mobil yang digunakan tersebut disewa oleh pelaku.

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Nurfallah mengatakan kedua pelaku ditangkap saat sedang bersembunyi. Dalam pemeriksaan, mereka mengaku diberi uang Rp 500 ribu oleh Andi Lala untuk membantu membunuh satu keluarga yang tinggal di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Medan.

“Belum tau duitnya itu untuk apa,” sambungnya.

Andi dan Roni ditangkap hari ini di Asahan, Sumut. Saat ini keduanya sudah diamankan. Sementara, polisi masih mengejar Andi Lala.

“Andi Lala masih diburu, dalam pengejaran. Untuk kedua pelaku yang ditangkap sudah di Polda Sumut,” kata Nurfallah.

Polisi memastikan pembunuhan satu keluarga, Riyanto (40), istri Sri Ariyanti (40), mertua Sumarni (60), dan anaknya, Naya (13) dan Gilang (8), pada Minggu (9/4) lalu dilakukan beberapa orang. Diduga kuat, dendam melatari motif aksi sadis itu. (rs)

HEBOH..!! PENGAKUAN PRABOWO: Sebenarnya Pak Anies adalah Intelijen Saya di Kabinet Jokowi!

HEBOH..!! PENGAKUAN PRABOWO: Sebenarnya Pak Anies adalah Intelijen Saya di Kabinet Jokowi!

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengatakan, Anies Baswedan memang sengaja dititipkan kepada Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Anies sendiri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu, dipercaya sebagai Juru Bicara Jokowi-JK. Setelah pasangan tersebut menang di Pilpres, kemudian Anies diangkat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).
“Pak Anies sebetulnya saya titip di pihak sana,” ujar Prabowo di DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Selasa (11/10).
Namun, mantan Danjen Kopassus tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai Anies Baswedan yang dititipkan ke Jokowi-JK.
Selain itu, Prabowo mengaku tidak pernah ada masalah dengan Anies Baswedan. Kalaupun ada perselisihan adalah sebuah kewajaran dalam pertemanan.
Prabowo mencontohkan hubungan dirinya dengan Anies Baswedan sama seperti Muzakkir Manaf selaku mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Di mana, kata Prabowo, pada saat konflik Aceh, dirinya dan Muzakkir Manaf selalu berseberangan dalam hal ideologi.
Muzakkir ingin Aceh melepaskan diri dari Indonesia. Sedangkan Prabowo sebaliknya. Ingin Aceh tetap menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),
Namun setelah Indonesia dan GAM sepakat berdamai, Prabowo dan Muzakkir malah menjadi teman. “Tapi akhirnya kita berdamai, akhirnya kita menemukan bahwa kita saudara,” katanya.
Oleh sebab itu, Prabowo kembali menegaskan dirinya dan Anies Baswedan tidak pernah bermusuhan. Hanya imbuh Prabowo, dirinya kurang berinteraksi dengan pria kelahiran Kuningan, Jawa Barat itu.
“Jadi waktu itu saya yang salah kurang sering komunikasi dengan Anies Baswedan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Anies Baswedan dulunya menjadi lawan Prabowo dalam Pilpres 2014 lalu. Karena Anies menjadi pendukung Jokowi dan salah satu sosok yang mempunyai peranan besar dalam memenangkan Jokowi. (cr2/JPG)
Sumber : JPNN

BERITA TERHEBOH..!! PELAKU PEMBANTAI SATU KELUARGA DI MEDAN DITANGKAP, INI DIA WAJAHNYA DAN KRONOLOGINYA!

BERITA TERHEBOH..!! PELAKU PEMBANTAI SATU KELUARGA DI MEDAN DITANGKAP, INI DIA WAJAHNYA DAN KRONOLOGINYA!


Ini informasi terbaru dari kasus pembunuhan satu keluarga di Mabar, Kota Medan, Sumatera Utara. Dua orang yang diduga turut membantu melakukan aksi keji itu, ditangkap di Kabupaten Asahan.

Seperti dilansir dari Metro-Online.co, keterangan dihimpun dari sumber terpercaya berikut bukti foto yang dikirimkan.




Keduanya diamankan pukul 10.00 wib tadi (Rabu, 12 April 2017) di desa Sei Alim Ulu, Dusun ll, Kec. Air batu Kab. Asahan tepatnya di rumah Surahman.

Dari interogasi yang dilakukan, keduanya masing-masing, Andi Syahputra 27 thn, Islam, Jln sempurna, Gang Buntu, Sekip, Lubukpakam, Deli serdang dan Irwansyah, 33 thn, Islam, Jln Galang, Simpang Jl STM Lubukpakam Deli Serdang.

Andi Lala yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, sangat layak dicap sebagai pembunuh berdarah dingin. Dengan tenang dia juga menghadiri takjiah atau melayat di rumah duka korban kesadisannya sendiri.

Hal itu terkuak dari pengakuan paman kandung Yani, Syarifon di rumah duka. Dikatakan pria berusia 50 tahun ini, Minggu (9/4) malam, ketika jenazah tiba di rumah duka, Andi Lala datang bersama istrinya, Reni Safitri dengan menggunakan mobil pick up.

Kedatangan Andi Lala dengan menghampiri Syarifon tak membuatnya curiga. “Malam itu, sempat saya cerita dengan dia (pelaku), dia nanya si Kinara bagaimana keadaannya, saya bilang sudah mulai membaik, tapi dia mulai gelisah, tapi saya tidak curiga dengan dia,” kata Syarifon.

Tak berapa lama berbincang, Andi Lala tiba–tiba menghilang meninggalkan istrinya. “Malam itu saya tak banyak bicara dengan dia, waktu sehabis ngomong itu saya lihat dia sudah pergi,” ungkap Syarifon.

Kemudian, besoknya Senin (10/4), ketika proses pemakaman kelima jenazah berlangsung, pihak kepolisian datang menjemput istri Andi Lala bernama Reni Safitri untuk dibawa ke kantor polisi.

“Malam itu, istrinya sempat tidur satu malam di rumah sini (rumah duka), setelah dijemput polisi, sampai sekarang belum tahu kami kabar istrinya. Hari ini kami dengar si Andi Lala sudah ketangkap,” kata Syarifon.

Disinggung soal kepribadian Andi Lala, Syarifon mengaku, selama ini, Andi Lala bekerja sebagai pemasang tratak pesta, mengenai kisruh atau masalah dengan korban tak pernah diketahuinya.

“Dia (pelaku), memang sering berkunjung ke rumah Iriyanto, soal mereka ada masalah saya kurang tahu,” ungkap Syarifon lagi.

Hal itu dibenarkan sepupu pelaku, Emi Susanti bahwa Andi Lala datang takjiah bersama istrinya, ‎Reni Safitri takjiah ke rumah duka. “Memang ada malam itu saya dengar datang si Andi Lala nya, tapi saya tak jumpa. Saya cuma lihat istrinya aja, itupun besoknya dijemput polisi,” ungkap Emi di rumah duka.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Yemi Mandagi membenarkan pelaku adalah keluarga dekat korban diketahui bernama Andi Lala. “Benar, tapi yang bersangkutan masih dalam pengejaran karena melarikan diri,” katanya. (mol)

Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian tentang penangkapan ini. (mol)


DICARI..!! ANDI LALA, SANG PEMBUNUH BERDARAH DINGIN YANG MEMBANTAI SATU KELUARGA DI MEDAN... TOLONG SEBARKAN!!

DICARI..!! ANDI LALA, SANG PEMBUNUH BERDARAH DINGIN YANG MEMBANTAI SATU KELUARGA DI MEDAN... TOLONG SEBARKAN!!


Polisi bergerak cepat memburu pelaku pembunuhan satu keluarga di Mabar, Medan Deli. Setelah menggeledah satu rumah di Lubukpakam, keluarlah satu nama yang hingga kini menjadi buron kepolisian.

Andi Matalata alias Andi Lala bapak beranak satu di Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam resmi menjadi menjadi buronan setelah polisi mendapati beberapa barang bukti di kediamannya.

Ilik (41) salah seorang warga sekitar yang mengatakan jika Andi Lala sehari-hari bekerja bengkel las. “Andi (panggilan Andi Lala) sehari – hari bekerja di bengkel las miliknya,” kata Ilik.

Menurut Ilik, Andi Lala juga merupakan Ketua Remaja Mesjid. “Andi merupakan Ketua Remaja Mesjid bahkan Andi juga sering Azan di Mesjid,” ujar Ilik.

Tidak hanya aktif sebagai Ketua Remaja Mesjid, masih menurut Ilik, Andi Lala juga aktif menggerakkan para remaja di sekitar tempat tinggalnya dalam bidang olahraga. “Andi Lala juga aktif dalam bidang olahraga seperti pertandingan sepeda BMX dan kegiatan 17 Agustus,” ungkap Ilik.

Dirinya pun mengaku terkejut Andi Lala terlibat kasus pembuhunan satu keluarga. “Dia tinggal disini sejak kecil dan aktif bermasyarakat. Kami terkejut Andi Lala bisa terlibat kasus pembunuhan,” tegas Ilik.

Hampir dua jam melakukan penggeledahan sejak pukul 10.30 Wib melakukan penggeledahan. Namun pihak kepolisian belum bersedia berkomentar. (mol)

Friday, February 24, 2017

RAKYAT MENDUKUNGMU PAK JENDRAL..!! Prabowo Akan Temui SBY. Kemenangan sudah Didepan Mata… Tolong Bagikan!

RAKYAT MENDUKUNGMU PAK JENDRAL..!! Prabowo Akan Temui SBY. Kemenangan sudah Didepan Mata… Tolong Bagikan!


VIVA.co.id – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski begitu, pihaknya belum menerima jawaban pasti kapan pertemuan itu bisa terlaksana. Sehingga, saat ini, tim Anies-Sandi, terutama Prabowo, hanya bisa menunggu.

"Saya diberi tahu, tapi (saya) enggak mengatur. Hanya dikasih tahu bahwa Pak Prabowo sudah meminta waktu Pak SBY," kata Sandiaga di kawasan Senayan City, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Februari 2017.

Dengan demikian, Sandiaga menilai pertemuan itu baru akan terlaksana apabila SBY telah siap. "Kami nanti menunggu kesiapan dari Pak SBY," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, pada pertemuan Prabowo dan SBY itu akan membahas terkait Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Namun, tidak menutup kemungkinan juga membahas hal-hal lainnya.

"Perihal (Pilkada) DKI dan mungkin yang lain-lain, karena mereka kan temenan," ujar Sandiaga. (mus)


Wednesday, February 22, 2017

SPEKTAKULER..!! Rombongan Raja Arab Ke Indonesia Akan Naik 6 Boeing dan 1 Hercules. Ini Dia Agendanya…

SPEKTAKULER..!! Rombongan Raja Arab Ke Indonesia Akan Naik 6 Boeing dan 1 Hercules. Ini Dia Agendanya…


KOMPAS.com — Tujuh unit pesawat yang mengangkut Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud beserta rombongan akan tiba di Jakarta pada 1 Maret 2017.

"Rombongan Raja Arab Saudi itu akan mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma," ujar Ida Bagus Ketut Juliadnyana, Corporate Communication Department Head Angkasa Pura I, kepadaKompas.com, Rabu (22/2/2017).

Tujuh pesawat berukuran wide body itu terdiri dari dua unit Boeing 777, satu unit Boeing 747 SP, satu unit Boeing 747-300, satu unit Boeing 747-400, satu unit Boeing 757, dan satu unit pesawat Hercules.

Direncanakan, Raja Salman dan rombongan akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia dan bertemu Presiden Joko Widodo.

Raja Salman dijadwalkan berada di Jakarta dari tanggal kedatangan hingga tanggal 4 Maret 2017.
Selama itu, ketujuh pesawat akan diparkir di Bandar Udara Halim Perdanakusuma.

Pada tanggal 4 Maret 2017, Raja Salman bertolak ke Bali untuk berlibur hingga tanggal 9 Maret 2017.
Pesawat Raja Salman akan mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

"Meski demikian, tidak semua pesawat akan diinapkan di Bandara Ngurah Rai sampai tanggal 9 Maret. Ada beberapa pesawat yang akan diinapkan di bandara-bandara terdekat," ujar Ida Bagus.

Bandara mana saja yang akan jadi tempat parkir pesawat rombongan Raja Arab, Ida Bagus belum dapat memastikannya. Hingga saat ini, hal itu masih dalam tahap koordinasi.

Meski demikian, Ida Bagus memastikan bahwa bandara-bandara di Indonesia siap menerima dan melayani kedatangan Raja Salman dan rombongan.

"Intinya kami siap menangani kedatangan rombongan Raja Arab Saudi dengan tujuh unit pesawat wide body dan dipastikan tidak akan mengganggu jadwal penerbangan umum (schedule flight) lain," ujar dia.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan bahwa Raja Salman akan membawa rombongan besar dalam kunjungannya ke Indonesia.

"Kunjungan ini akan membawa rombongan terbesar, lebih kurang 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran," kata Pramono.

Topik yang akan dibahas dalam pertemuan kenegaraan itu antara lain penambahan kuota jemaah haji, peningkatan wisatawan Timur Tengah ke Indonesia, dan perlindungan warga negara Indonesia yang bermukim di Arab.

                    

Wednesday, February 15, 2017

TAKBIR…!! INILAH PESAN Jokowi Untuk 37 JENDRAL BESAR di tengah situasi Mulai Memanas…

TAKBIR…!! INILAH PESAN Jokowi Untuk 37 JENDRAL BESAR di tengah situasi Mulai Memanas…


Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sebanyak 37 jenderal bintang satu dan dua yang ada di TNI-Polri, guna mengesahkan pangkat baru yang diterima para perwira tinggi (Pati) tersebut, sebelum dilakukannya upacara resmi kenaikan pangkat di Korps-nya masing-masing.

Asisten Deputi II/VII Bidang Telekomunikasi dan Informatika Kemkopolhukam, Marsekal Pertama Sigit Priyono mengatakan, Presiden Jokowi ingin mengingatkan kepada para ‎Pati tersebut untuk setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI

"‎Presiden sebagai panglima tertinggi TNI kita disahkan beliau untuk 37 orang ada yang naik bintang satu dan bintang dua.

tentunya di dalam hal itu beliau selalu mengingatkan juga kepada kesetiaan pada negara kita, NKRI yang mestinya harus juga mengingat mempertahankan idiologi kita dan juga harus setia dan mempertahankan apa yang menjadi nilai-nilai TNI itu.

Dan kita TNI mesti selalu berusaha dan akan mempertahankan NKRI ini sampai di akhir hayat," kata ‎Sigit di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Ia mengatakan, bahwa arahan yang diberikan Presiden Jokowi terbagi dua sesi. Dimana, antara Pati Polri maupun TNI dilakukan secara berbeda-beda.

Ya semua kita ada juga tiga angkatan termasuk Kepolisian RI yang terbagi menjadi dua kluster karena kluster pertama tempat duduknya tidak cukup, kita kluster kedua kepada Polri," tandasnya.



Sunday, February 12, 2017

TRENDING TOPIC...!! Anggota DPR-RI Sepakat Agar Ahok Ditahan. Ayo Bagikan!!

TRENDING TOPIC...!! Anggota DPR-RI Sepakat Agar Ahok Ditahan. Ayo Bagikan!!

DPR Fadli Zon meminta aparat penegak hukum tidak mengistimewakan terdakwa kasus penistaan agama Ahok. Seperti diketahui, meski telah menjadi terdakwa Ahok hingga kini tidak ditahan.  

Fadli mengingatkan, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Ahok tengah tersandung kasus penistaan agama dan kini statusnya telah menjadi terdakwa.

"Seharusnya kalau status orang sudah menjadi terdakwa apapun alasanya harusnya ditahan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak ditahan. Demi keadilan Ahok harus ditahan," ujar Fadli Zon di Gedung Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Waketum Partai Gerindra ini menuturkan, status Ahok yang tidak dilakukan penahanan bisa membuat masyarakat menilai jika pemerintah ataupun penegak hukum memperlakukan Ahok secara istimewa.

"Rakyat kita ini menilai dan kita sudah ada di era informasi yang sangat terbuka. Jangan sampai masyarakat menilai ada perlakuan istimewa, jangan sampai ada perlakuan berbeda," pungkasnya




Sumber:infoaktual

TAKBIR..!! Istiqlal Tak Lagi Mampu Tampung Massa Aksi 112. Berikut Ini Dokumentasinya…

Aksi damai 112 yang digagas oleh GNPF MUI diikuti oleh jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka memadati Masjid Istiqlal sejak malam tadi.
Massa terus berdatangan hingga area masjid tak dapat menampung mereka. Terpaksa para jamaah yang rata-rata berpakaian putih-putih ini duduk di luar masjid seperti di halaman masjid, taman, jembatan hingga tepi sungai.


Massa duduk dengan beralaskan koran, plastik atau kardus. Meski gerimis masih mengguyur, mereka tak patah semangat untuk mengikuti zikir bersama itu. Tak sedikit jamaah yang mengenakan jas hujan sambil duduk dan melafalkan zikir.
























Saturday, February 11, 2017

WOUWW... DEBAT TERPANAS !! Inilah Kronologi “Gaduh Terakhir”’ di Ruang Debat yang Tak Tertangkap Kamera.

 
WOUWW... DEBAT TERPANAS !! Inilah Kronologi “Gaduh Terakhir”’ di Ruang Debat yang Tak Tertangkap Kamera.

“Pemberitaan Pilkada kita terlalu Jakarta sentris. Seolah Pilkada hanya ada di Jakarta, Padahal ada seratus Pilkada yang lain digelar di seluruh Indonesia.”

Perkataan Ketua KPU DKU Jakarta, Sumarno tersebut menjadi pembuka dalam debat sesi ketiga pada Jumat (10/2/2017) di Hotel Bidakara, Jakarta. Secara serentak memang ada 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota yang menggelar Pilkada 2017. Ada 116 pasangan calon melalui jalur Parpol, 37 pasangan calon melalui calon perseorangan, dan 20 daerah hanya ada satu pasangan calon mendaftar.

Di seberang Sumarno berjajar deretan kursi tamu undangan sejumlah 294 kursi. Dengan jeda ruang kosong setengah meter, di belakang barisan itu ada 330 kursi diperuntukkan bagi supporter masing-masing pasangan calon. Selain istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono yang hadir tiap agenda debat, ada berbagai tamu undangan baru. Beberapa di antaranya  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dan mantan Kepala Badan Intelijen Negara AM Hendropriyono.

Hendropriyono hadir bersamaan dengan rombongan pentolan PDIP ke Hotel Bidara. Hendropriyono mengenakan jas bewarna merah dan memberikan pernyataan dukungannya pada pasangan calon, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot.

Setelah Sumarno mengakhiri sambutannya, calon wakil gubernur Sylviana Murni mengangkat satu jarinya sambil tersenyum ke arah pendukungnya. Yel-yel pendukungnya pun terpancing untuk diteriakkan. Sementara itu, Djarot Saiful Hidayat berjalan ke arah kiri panggung. Dia minta diambilkan 2 buah poster dan beberapa lembar kertas catatan.

Para pendukung Pasangan Calon (Paslon) lainnya turut bersorak. Moderator debat, Alfito Deannova membiarkan kegaduhan itu terjadi. Dia terus membacakan mekanisme sesi pertama bahwa setiap Paslon secara bergantian menjelaskan visi dan misinya selama 2 menit.

Lantas Agus Harimurti Yudhoyono, menjelaskan rapor buruk petahana karena DKI Jakarta tak ramah terhadap penyandang disabilitas. Sedangkan Ahok menjelaskan bahwa hingga tahun lalu pihaknya telah membangun 188 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA). Hampir serupa dengan Agus, Anies Baswedan menyebutkan bahwa DKI Jakarta tak ramah anak, tidak ramah perempuan, tidak ramah warga difabel, namun terlalu ramah pada Narkoba.

Pertanyaan Alfito berlanjut pada Paslon nomor urut 2, terkait kebijakan apa yang dipersiapkan untuk menyambut bonus demografi. Ahok menjelaskan bahwa sejak tahun lalu telah memulai program memberikanRp 18 juta bagi yang lulus perguruan tinggi. “Semua orang yang sakit asal mau masuk kelas tiga akan kami tanggung. Termasuk yang gaji-gaji UMP pun kami berikan naik bus tidak bayar,” jelasnya.

Untuk Paslon nomor urut 3, Alfito memberi kesempatan menjawab selama 1,5 menit. Pertanyaannya bagaimana solusi untuk mengatasi persoalan urbanisasi warga dari luar Jakarta yang tak henti-hentinya.  Sandiaga menjawab pertanyaan tersebut dengan kata “OK OC,” yang diulang sebanyak 5 kali. Setiap Sandiaga mengatakan programnya tersebut, selalu direspons oleh para pendukung Paslon 1 dengan sorakan menyindir.

Saat dikonfirmasi, CEO dan Founder PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah yang turut menjadi tim pemenangan Anies dan Sandiaga, menjelaskan dulu Joko Widodo (Jokowi) saat berkampanye pilgub DKI Jakarta juga diremehkan. Hal tersebut terkait dengan program Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. Dia menilai kebanyakan masyarakat waktu itu menganggap sebagai kampanye yang bodoh.

“Nah OK OC sepertinya main-main gitu. Jangan remehkan itu. Dulu Pak Jokowi ke mana-mana ngeluarin kartu. Ketika dicek dalam survei, ternyata itu yang paling kena di masyarakat Jakarta,” tuturnya kepada Tirto.

Sedangkan pertanyaan Alfito kepada Paslon 3 terkait, hasil riset The United Nations Human Settlements Programme tahun 2016. Dalam hal ini ditemui masalah terkait sektor informal yang cenderung terus mengalami peningkatan. Untuk mengembangkan sektor tersebut, Agus berjanji tak akan menggusur Pedagang Kaki Lima (PKL). Selain itu, solusi yang dia tawarkan ialah dana bergulir yang dialirkan tepat sasaran.

Saat jeda setelah sesi perdana, Agus dan Sylvi digiring menuju sisi kanan panggung. Begitu juga Anies dan Sandiaga Uno, berjalan menuju sisi yang berlawanan yakni, di sisi kiri panggung. Sedangkan Ahok dan Djarot dihampiri Ketua Tim Pemenangannya, Prasetyo Edi Marsudi di bibir panggung bagian depan.

Disusul kemudian Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Maruarar Sirait menghampiri pasangan nomor urut 2 itu. Maruar tampak memaparkan sesuatu dengan serius pada Ahok, sebelum akhirnya Ahok dan Djarot menuju sisi kanan panggung. Setelah itu Marurar kembali ke kursinya dan berbincang serius dengan Ganjar. Sedangkan di kursi Veronica Tan dan Annisa Pohan bergerombol para pendukung yang mengajak foto bersama. Ada pula Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama, Hidayat Nur Wahid, Fadli Zon, Aboebakar Al Habsy, dan Setya Novanto yang asik berfoto.

Tak seperti dua debat sebelumnya, interaksi antara Paslon dengan pendukungnya bisa begitu luwes saat jeda. Panitia pelaksana yang terdiri dari gabungan media, menyediakan ruang kotak berdinding kayu tipis, dua di sisi kanan panggung dan satu di sisi kiri. Ruangan itu hanya memiliki lebar sekitar 3x4 meter. Di dalamnya disediakan beberapa kursi. Sedangkan di dinding luarnya tertempel nomor Paslon. Selain panitia dan pendukung Paslon, tak ada seorang pun yang boleh menyentuh area tersebut.

Tahap selanjutnya segmen kedua, masing-masing Paslon menjawab terkait masalah tingginya angka pengguna Narkoba. Ditambah lagi pengedarnya memiliki jaringan yang kuat, bahkan bisa dikendalikan dari dalam penjara.

Thursday, February 9, 2017

JAKARTA SIAGA1 !! GP Ansor Se Indonesia Siap Kepung Jakarta di Aksi 112.

JAKARTA SIAGA1 !! GP Ansor Se Indonesia Siap Kepung Jakarta di Aksi 112.

“GP Ansor tidak akan tinggal diam dan dengan ini menyatakan siap mendampingi dan membela Kyai Ma’ruf Amin, sebagai pimpinan tertinggi kami, secara lahir dan batin dalam koridor hukum,” ujar Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut C Qoumas, dalam rilisnya kepadaRepublika.co.id, Rabu (1/1).

Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor menyayangkan sikap Basuki Tjajaha Purnama (Ahok) dan tim pengacaranya  kepada KH Maruf Amin dalam sidang kasus dugaan penistaan agama yang digelar di gedung Kementerian Pertanian (Kementan) Selasa (31/1) lalu. Sikap dan perkataan Ahok dinilai merendahkan kapasitas KH Maruf Amin sebagai saksi ahli dalam dugaan penistaan agama Islam.

Yaqut mengatakan perilaku maupun kata-kata dari Ahok maupun tim pengacaranya dalam persidangan justru seolah-olah menempatkan Kyai Maruf sebagai terdakwa. Bahkan cecaran-cecaran pertanyaan maupun tuduhan serta kata-kata kasar yang ditujukan kepada Kyai Ma’ruf Amin lebih merupakan sikap yang menonontonkan Argumentum Ad Hominem - atau menyerang pribadi Kyai Ma’ruf.

“Harus terdakwa dan tim pengacara konsentrasi untuk mematahkan argumen Kyai Maruf yang menyatakan terdakwa menista agama, bukan malah menyerang sisi pribadi yang tidak ada kaitannya dengan materi dakwaan,” ujarnya.

Keponakan KH Mustofa Bisri menegaskan jika KH Maruf Amin memiliki kompetensi mumpuni  sebagai ahli hukum islam. Bahkan KH Maruf merupakan  Rais ‘Aam Syuriah PBNU yang memberikan arah gerak hukum (Islam) dalam tubuh NU.
“Berdasarkan pengamatan kami,  beliau saat memberikan keterangan sudah sesuai dengan kompetensi maupun kapasitasnya sebagai baik sebagai Fuqaha, Rais ‘Aam PBNU maupun sebagai Ketua Umum MUI. Tetapi reaksi terdakwa dan tim pembela hukumnya begitu berlebihan, bahkan ada ancaman untuk mempolisikan KH Maruf Amin,” tukasnya.

Yaqut menambahkan kader Ansor di seluruh Indonesia siap datang ke Jakarta untuk membela kehormatan KH Maruf Amin. Hanya saja dia meminta agar saat kader Ansor untuk tenang dan menunggu instruksi dari pengurus pusat. “Kami mengingatkan agar kader Ansor tetap satu komando,” katanya.

Yaqut menambahkan kader Ansor di seluruh Indonesia siap datang ke Jakarta untuk membela kehormatan KH Maruf Amin. Hanya saja dia meminta agar saat kader Ansor untuk tenang dan menunggu instruksi dari pengurus pusat. “Kami mengingatkan agar kader Ansor tetap satu komando,” katanya. []


Sumber: Republika

Wednesday, February 8, 2017

JADI VIRAL SEJAGAD..!! Gara-Gara Tweet SBY#Saya Bertanya, Telak Jadi Bahan Bully Sepanjang Hari. Berikut Kisahnya…

JADI VIRAL SEJAGAD..!! Gara-Gara Tweet SBY#Saya Bertanya, Telak Jadi Bahan Bully Sepanjang Hari. Berikut Kisahnya…

Beberapa hari ini netizen ramai dengan hastag saya bertanya kepada Presiden dan Kapolri. Kegaduhan ini bermula dari mantan Presiden Indonesia yang paling baper sejagad raya, SBY. Dia menulis “Saya bertanya kepada Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di negeri sendiri, dengan hak asasi yg saya miliki? *SBY*” dalam akun twitternya.
Tweet ini adalah salah satu dari serangkaian tweet gara-gara SBY merasa rumahnya digedor oleh demonstran. Padahal menurut polisi, demonstran lebih dekat ke kedubes Kuwait dibanding ke rumah SBY. Jadi sebenarnya tidak ada yang mendemo rumah SBY, semua itu hoax dan ketakutan SBY yang berlebihan.
Tweet SBY ini termasuk lucu dan bodoh. Sama seperti cerita haji Lulung dulu yang jadi bahan bully sepanjang hari, kemudian ada kumpulan cerita lucu mati ketawa ala haji Lulung.
Gara-gara tweet bodoh tersebut, netizen pun jadi ikut-ikutan pura-pura bodoh. Ada yang menggunakan nama Kaesang Pangarep, anak Jokowi agar mudah viral. Pertanyaannya sangat lucu “Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah rasa sakit karena mencintai diam-diam itu ditanggung oleh BPJS?” tentu saja ini bukan tulisan Kaesang.
Selain itu ada banyak pertanyaan-pertanyaan yang mengikuti pola SBY:

Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa susu bear brand susu beruang itu susu sapi tapi iklannya naga?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, benarkah onde2 yang wijennya ganjil lebih enak daripada yang wijennya genap?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di hatinya selamanya, dengan hak asasi mencintai yang saya miliki?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk tinggal di hatinya selamanya, dengan hak asasi mencintai yang saya miliki?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya berhak mengatakan “I don’t care” pada orang yang tidak menyukai saya. Dan anekah saya ketika teman saya mengacak acak rambut saya tapi hati saya malah senang?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak untuk Mencintai & Di cintai.
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, salahkah saya jika saya menggunakan hak selfie saya yang tak penting ini di negeri yang saya cintai ini?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah boleh kita mencintai seseorang walau kita telah berdua?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa berat badan saya selalu naik setiap kali saya makan banyak? apakah saya tidak memiliki hak asasi untuk kurus?? meskipun saya doyan ayam goreng, bakso, nasi goreng, mie ayam…
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa PDKT aja udah ditolak padahal nembak aja belum? apakah perasaan saya sudah disadap?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa sang gajah terkena flu pilek tiada henti hentinya?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, Apakah Aliando-Prilly masih bisa dipersatukan kembali di TV yg sama meski mereka sdh berbeda PH?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa alfam**t dan indom**t bisa bersebelahan? Apakah ini cinta?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kupu-kupu Kertas nya om Ebit G Ade itu kertasnya pake kertas HVS ato kertas karton?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, lagu nasar yang mati lampu itu emang beneran mati apa ngejepret doang?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa sih banyak yang gengsi kalo kangen, kan dikangenin juga bukan prestasi?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah korban yang sakit hati ditinggal pacar pas lagi sayang-sayangnya bisa melapor ke polisi?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, kenapa mantan bisa jadi lebih cantik daripada pas jadi pacar kita?
Saya bertanya kepada Bapak Presiden dan Kapolri, apakah mantan saya yang bilang tidak bisa hidup tanpa saya sudah punya pacar yang baru?
Sebenarnya masih banyak lagi tweet tentang #SayaBertanya. Pada intinya mereka tidak sedang benar-benar bertanya, hanya memanfaatkan momentum untuk membully SBY gara-gara tweet bodohnya. Ya masa masih bertanya hak tinggal di Indonesia hanya karena ada demo di sebelah rumahnya? wong rumah Jokowi didemo bersikap biasa saja. Ahok didemo 7 juta orang juga biasa saja. SBY tidak didemo, hanya kebetulan berdekatan dengan rumahnya, tapi curhatnya terdengar sampai ke bumi datar.
Tidak pernah ada orang yang setelah didemo lalu bertanya ke Presiden dan Kapolri tentang haknya untuk tinggal di Indonesia. Tidak pernah ada, SBY manusia pertama di Indonesia yang bereaksi seperti itu.
Jadi wajar kalau kemudian netizen ikut bertanya hal-hal yang tidak penting dan sama bodohnya. Ya apa urusannya susu beruang, lagu mati lampu Nasar, kupu-kupu kertas HVS apa karton, dan yang paling kamfret soal Aliando sama Prilly. Apa hubungannya dengan Presiden dan Kapolri?
Tanggapan Presiden Jokowi

Gara-gara hastag #SayaBertanya menjadi trending topic, Presiden Jokowi jadi tahu. Hari ini, saat berada di Ambon, Jokowi ikut menanggapi hal tersebut.
“Sekarang semua jadi bertanya kepada Presiden dan Kapolri, iya kan? Banyak pertanyaan tentang segala soal. Lalu saya sendiri bertanyanya kepada siapa? Itu tadi guyonan ya,” ucapnya. Hahahhaa tanya saja sama Kak Emma Pak!
Namun versi seriusnya, “Saya kira akan lebih baik apabila semua hal yang berkaitan dengan negara itu dirembuk atau dibicarakan dalam forum tertutup untuk kemudian dicarikan solusi dan disampaikan kepada masyarakat, saya kira yang bagus seperti itu,” kata Presiden.
Hal serupa itu sebelumnya telah dilakukan Jokowi ketika menerima permohonan audiensi dari Presiden Republik Indonesia ke-3 B.J. Habibie dan juga Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6 Try Sutrisno. Permohonan audiensi dari kedua tokoh bangsa tersebut sebelumnya dilayangkan secara resmi melalui Kementerian Sekretariat Negara. Dalam pertemuannya pada 19 Januari 2017 tersebut, kedua tokoh bangsa memberikan sumbangsih pemikiran terkait persoalan bangsa kepada Presiden Joko Widodo.
Meski tak menyebut nama SBY, tapi kita semua tau bahwa ini ditujukan pada SBY. Presiden kita yang sekarang memang terkenal sangat santun. Tidak mudah terpancing emosi. Memberi contoh Habibie dan Try Sutrisno yang datang ke istana adalah jawaban telak untuk SBY yang merengek ingin bertemu Jokowi. Maksudnya, kalau mau ketemu Jokowi ya kamu buat surat lah. Jangan cuma ngetweet sama konpres. Jokowi kan Presiden Indonesia, ada prosedurnya dan aturannya.
Terakhir, mari belajar dari kebodohan SBY dan ketenangan Presiden Jokowi. Mari belajar untuk bijak, santun dan tak mengurangi kewibawaan kita. Jika ada orang nyinyir, balaslah dengan canda.
Begitulah kura-kura.

Monday, February 6, 2017

PESAN PRABOWO: Kalau Ingin Saya Jadi Presiden 2019, Kalian Harus... Baca selengkapnya... Yang Setuju, Tolong di share...!!

<VIRAL> PESAN PRABOWO: Kalau Ingin Saya Jadi Presiden 2019, Kalian Harus... Baca selengkapnya...  Yang Setuju, Tolong di share...!!

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyinggung Pemilihan Presiden 2019 saat kampanye akbar Anies-Sandi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2017).
Prabowo mengisyaratkan pencalonannya pada 2019 nanti.
"Saudara-saudara, kalau kalian ingin saya jadi presiden 2019,Anies-Sandi gubernur DKI, betul? Di 2019, kalian harus kerja keras, kalian juga harus kerja keras di Februari 2017, jangan di sini teriak-teriak," kata Prabowo dalam sambutannya.
Nama Prabowo langsung dielu-elukan massa. Mereka berteriak meminta agar Prabowo menjadi presiden. Pembawa acara pun beberapa kali menyebut Prabiwo sebagai Presiden Gerindra.
Prabowo mengingatkan agar masyarakat memanfaatkan hak pilihnya. Sebab, jika tidak memilih atau salah pilih, lanjut dia, orang yang tidak baik akan berkuasa.

"Ingat politik ini adalah tugas kita. Kalau orang baik diam, yang berkuasa orang tidak baik. Kalau orang baik diam, yang berkuasa orang-orang berengsek," ujarnya.