Monday, February 27, 2017

GEMPAR..!! Ada Fihak “Bak Cacing Kepanasan” Dengar Kabar Raja Salman Ingin Bertemu Habib Rizieq. Mau Tahu Cacingnya??

GEMPAR..!! Ada Fihak “Bak Cacing Kepanasan” Dengar Kabar Raja Salman Ingin Bertemu Habib Rizieq. Mau Tahu Cacingnya??


Pilarbangsa.com. Jakarta,- Pihak pihak yang selama merasa benci pada Habib Raziq Shihab kini merasa mati kutu dan bak cacing kepanasan dengan beredarnya berita Raja Arab Saudi, Sultan Salman bin Abdulaziz ingin bertemu Imam Besar FPI tersebut.

Anda pasti tahu seperti apa “cacing kepanasan” ?

Jika belum tahu, beginilah cacing kepanasan; melonjak lonjak kesana kemari tidak sadarkan diri alias mabuk dan teler tanpa bisa berbuat apa apa.

Pasalnya, mereka yang tidak senang dengan HRS selama ini , dengan berbagai cara telah berusaha melakukan pembusukan terhadap HRS. Tak tanggung-tanggung mereka tega memfitnah HRS dengan cara menyebarkan foto foto editan seolah olah iman besar FPI itu sebagai laki laki yang suka seks chat WhatsApp dengan wanita yang tidak halal baginya.
Kabar tentang Raja Salman ingin bertemu Habib Raziq Shihab, diberitakan oleh media Online Portal-Islam.com. Dalam berita itu diinformasikan, kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Indonesia awal Maret nanti, akan bertemu juga dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Kapitra Ampera selaku kuasa hukum Habib Rizieq Shihab mengatakan pihaknya telah dihubungi pihak protokoler Arab Saudi. Namun, dirinya belum bisa memastikan kapan waktunya pertemuan itu dilaksanakan.

“Jadi, belum lama saya dihubungi bagian protokoler Pangeran Arab Saudi. Katanya Raja mau bertemu dengan saya empat mata,” ujar Kapitra ketika dikonfirmasi melalui telepon.

Sunday, February 26, 2017

GAGAL PAHAM..!! KRIMINALISASI ULAMA. Yusril Mahendra :Tesis Dilawan Tesis, Bukan Dipidanakan. Tidak ada Penyimpangan! Mari Bagikan…

GAGAL PAHAM..!! Yusril Mahendra :Tesis Dilawan Tesis, Bukan Dipidanakan. Tidak ada Penyimpangan! Mari Bagikan…


KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Menteri Kehakiman sekaligus pengacara senior, Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa tesis Habib Rizieq Syihab tidak pantas bila dipidanakan. Menurutnya, dalam dunia akademik seseorang yang merasa keberatan dengan hasil tesis harus mampu membantah dengan tesis pula.

“Menyangkut masalah kebebasan mimbar akademik,Habib itu menulis tesis master yang dipertahankan di Universitas Kebangsaan Malaysia, dia menulis tentang Pancasila. Jadi dia punya pendapat kesimpulan di situ. Itu nggak bisa dipidanakan ya. Kalau orang nulis tesis keberatan, ya tulis tesis juga untuk membantah dalilnya itu, bukan terus mau dipidanakan, “ungkapnya di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/02).

Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Syihab berstatus tersangka atas laporan Sukmawati Soekarnoputri terkait tesisnya yang dinilai melecehkan Pancasila. Yusril beranggapan, laporan Sukmawati atas tesis HRS bermasalah. Pasalnya, tesis tersebut merupakan bagian dari kebebasan mimbar akademik.

“Apalagi kalau dia menulis tesis di Malaysia kemudian ditulis dalam bahasa Melayu dipertahankan di Malaysia, locus delicti-nya ada di mana, ini masalah juga,”tegasnya.

Yusril juga menambahkan bahwa tidak ada penyimpangan Habib Riziq berkenaan pemahaman Pancasila. Ia mengaku sering menjalin komunikasi dengan tokoh GNPF-MUI tersebut.

“Jadi saya akan berikan keterangan yang mudah-mudahan, kalau sudah memberikan, ini kan atas laporan si Sukma (Sukmawati Soekarnoputri.red). Jadi saya pikir kalau saya sudah memberikan keterangan, mudah-mudahan menjadi bahan bagi polisi untuk gelar perkara kasus ini,” katanya.

Reporter : Muhammad Jundii
Editor      : Syafi’i Iskandar



Saturday, February 25, 2017

GAWAT..!! Pengamat : Bila Habis Kesabarannya, Beberapa Jenderal Senior TNI Ini Siap Turun Gunung

GAWAT..!! Pengamat : Bila Habis Kesabarannya, Para Jenderal Senior TNI Siap Turun Gunung


BataraNews.com – Terus dilecehkan dan dihina kebijakan Rezim Joko Widodo, pensiunan jenderal dan jenderal aktif di lingkungan TNI, baik AD, AL, dan AU, akan habis kesabarannya.

Peringatan itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi kepada intelijen (07/03). “Saya lihat kesabaran para jenderal akan habis melihat kebijakan rezim Jokowi. Lihat saja Markas Pertahanan TNI AU sudah jatuh ditangan swasta Lion Air Group,” tegas Muslim Arbi.

Menurut Muslim, pelecehan dan degradasi TNI yang dilakukan Rezim Jokowi sudah sangat keterlaluan. “Di era saat ini, TNI dalam posisi yang sangat buruk, TNI dijadikan alat penguasa,” jelas Muslim.

Tak hanya itu, kata Muslim, markas pertahanan udara yang menyimpan dokumen negara bisa jatuh ke Lion Air Group. “Ini sudah penghinaan terhadap TNI AU,” pungkas Muslim.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di akun Twitternya mengatakan, ada Pangkalan Udara (Lanud) TNI Angkatan Udara (AU) telah dibeli asing. Belakangan terungkap, pangkalan udara yang dimaksud tidak lain adalah Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

“(Pangkalan Udara) Halim Perdanakusuma, sejak mereka kerja sama dengan koperasi itu,” kata Anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon di Gedung DPR (07/03).

Terkait pengelolaan Lanud Halim PK, anggota Komisi V Nizar Zahro mengatakan, harus ada kesepakatan antara Angkasa Pura (AP) II dengan PT Angkasa Transportindo Selaras (ATS) dalam pengelolaan Bandara Halim Perdanakusuma.

“Menurut saya walaupun ada putusan Mahkamah Agung (MA) tentang Bandara Halim yang dimenangkan PT ATS Lion Group itu, tidak dapat di eksekusi. Karena dengan putusan MA itu PT ATS tidak serta merta bisa menjadi pengelola Bandara Halim,” ungkap Nizar.


Lebih lanjut Nizar mengungkapkan, dalam Undang-undang (UU) Penerbangan Nomor 1 Tahun 2009 pengelola bandara harus memiliki sertifikat Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).(intel)

MASIH BERANI MENISTAKAN AGAMA??? HNW: Spanduk di Masjid Ekspresi atas Kondisi Penegakan Hukum Saat ini… YANG SETUJU TOLONG SHARE!!

MASIH BERANI MENISTAKAN AGAMA??? HNW: Spanduk di Masjid Ekspresi atas Kondisi Penegakan Hukum Saat ini… YANG SETUJU TOLONG SHARE!!


Setidaknya ada 3 masjid di Jakarta yang memasang spanduk berisi penolakan mensalatkan jenazah bagi pembela penista agama. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menilai fenomena itu muncul sebagai reaksi warga melihat kondisi penegakan hukum.

"Kalau dilihat dari redaksinya, itu kan spesifik terkait dengan penistaan agama atau Alquran. Bahwa masyarakat sangat tidak mendukung, menolak penistaan terhadap agama dan Alquran," ucap Hidayat Nur Wahid kepada kumparan, Sabtu (25/2).

Hidayat menduga, spanduk itu tidak mungkin dipasang oleh tim sukses salah satu pasangan calon, karena muncul di halaman masjid. Artinya tidak terkait dengan Pilgub DKI.

"Itu ekspresi akar rumput yang bisa terjadi demikian karena hukum tak dilaksanakan apa adanya. Mereka sudah tahu info tentang posisi dari hukum tentang penistaan agama, tapi tidak segera diberlakukan sanksi hukum," terang Hidayat.




Kasus dimaksud terkait dugaan penistaan agama oleh terdakwa Gubernur DKI Ahok yang masih berlangsung di pengadilan. Hidayat menyebut bahkan jabatan Ahok sebagai gubernur pun tidak diberhentikan sementara sesuai UU Pemda.

"Jadi kondisi kebablasan hukum ini direspons seperti ini (lewat spanduk)," lanjut Wakil Ketua Majelis Syuro PKS itu.

Meski begitu, Hidayat tetap mengimbau agar umat Islam khususnya, menjaga keamanan, perdamaian, dan silaturahmi di lingkungan masjid. Artinya para kiai dan ustaz, mengajak mereka yang mendukung penista agama kembali menghormati agama.

"Saya lebih setuju narasinya, berdakwah mengajak saudara kita yang mendukung penistaan agama, untuk kembali kepada ajaran Islam yang diajarkan ulama. Supaya kehidupan umat lebih baik," tutur Hidayat.

Soal imbauan polisi yang meminta agar spanduk diturunkan, Hidayat menyarankan agar polisi lebih dulu melalukan koreksi atas kerja-kerja hukum saat ini. Meski tugas polisi di kasus Ahok selesai, tapi warga menyoroti kasus yang dikenakan pada Habib Rizieq, Bachtiar Nasir dan lainnya.

"Menurut saya, kalau polisi ingin dipercaya, penting menghadirkan polisi yang dapat dipercaya," tegas Hidayat.

Spanduk itu didapati kumparan ada di 3 lokasi berbeda. Pertama di Masjid At Tawwab, Cakung, Jakarta Timur yang didapati malam tadi. Kemudian di Masjid Al-Jihad, Setiabudi, Jakarta Selatan. Ketiga, spanduk di masjid dan depan sebuah rumah di Warung Jati, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

Friday, February 24, 2017

DEMI AGAMA DAN NKRI..!! Titiek Soeharto akan Shalawatan Bersama Habib Rizieq, Anies dan Prabowo. Ini Agendanya…Tolong di Share!

DEMI AGAMA DAN NKRI..!! Titiek Soeharto akan Shalawatan Bersama Habib Rizieq, Anies dan Prabowo. Ini Agendanya…Tolong di Share!

Jakarta- Kedekatan Anies dengan kelompok FPI sudah bukan hal baru lagi semenjak Anies datang ke markas mereka di Petemburan, beberapa waktu yang lalu juga, selain dengan FPI, Anies juga Kesana-sini demi mendapatkan dukungan untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta, salah satunya dengan penguasa Orba, keluarga Cendana.
Diketahui pada Rabu (22/2) Anies bertemu dengan anak mantan presiden zaman Orba Titiek Soeharto. Dalam pertemuan tersebut Anies berhasil mengantongi dukungan dari anak penguasa Orba tersebut.
Berselang beberapa hari setelah pertemuan tersebut, beredar undangan Shalawatan dari Titiek Soeharto bersama Habib Rizieq Shihab, Prabowo Subianto dan Paslon Anies-Sandi.
Berikut adalah teks undangan yang diterima oleh gerilyawan kami:
Please safe the date
Sabtu , 11 Maret 2017
Ibu Titiek Soeharto mengundang
Acara shalawat u/ Negeri bersama  Habib Rizieq, Bpk Prabowo Subianto dan tentunya pasangan Anies- Sandi
Pada hari : Sabtu
Tgl.            : 11 Maret 2017
Waktu.     : Magrib- Selesai
Tempat.   : Mesjid At -Tien, Taman Mini Indonesia Indah.
Tolong terus teman2 Muslim / Muslimah ingatkan terus acara ini ya...

 (gerpol)

RAKYAT MENDUKUNGMU PAK JENDRAL..!! Prabowo Akan Temui SBY. Kemenangan sudah Didepan Mata… Tolong Bagikan!

RAKYAT MENDUKUNGMU PAK JENDRAL..!! Prabowo Akan Temui SBY. Kemenangan sudah Didepan Mata… Tolong Bagikan!


VIVA.co.id – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Meski begitu, pihaknya belum menerima jawaban pasti kapan pertemuan itu bisa terlaksana. Sehingga, saat ini, tim Anies-Sandi, terutama Prabowo, hanya bisa menunggu.

"Saya diberi tahu, tapi (saya) enggak mengatur. Hanya dikasih tahu bahwa Pak Prabowo sudah meminta waktu Pak SBY," kata Sandiaga di kawasan Senayan City, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Februari 2017.

Dengan demikian, Sandiaga menilai pertemuan itu baru akan terlaksana apabila SBY telah siap. "Kami nanti menunggu kesiapan dari Pak SBY," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, pada pertemuan Prabowo dan SBY itu akan membahas terkait Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. Namun, tidak menutup kemungkinan juga membahas hal-hal lainnya.

"Perihal (Pilkada) DKI dan mungkin yang lain-lain, karena mereka kan temenan," ujar Sandiaga. (mus)


GOODBYE KOMUNIS..!! RAJA SALMAN GERAH LIHAT KEADAAN MUSLIM DI INDONESIA DAN BERJANJI MELEPASKAN INDONESIA DARI JERATAN HUTANG KE NEGARA KOMUNIS CHINA !!

GOODBYE KOMUNIS..!!  RAJA SALMAN GERAH LIHAT KEADAAN MUSLIM DI INDONESIA DAN BERJANJI MELEPASKAN INDONESIA DARI JERATAN HUTANG KE NEGARA KOMUNIS CHINA !!


Seminggu di Indonesia. Begitu lamanya ya??

Menurut info nya,..

Raja akan membantu kita bereskan jalan Tol Trans Sumatera, .

Jika China komunis memberi utang 700 Triliun maka Arab Saudi akan membatu 2.000 triliun.
Terdiri 700 Triliun untuk kembalikan utang ke China dan 500 Triliun membuat tambang baru di Papua.

500 triliun membereskan tol Sumatera dan sisanya 300 trilun untuk ekonomi umat di Indonesia. Hmm, luar biasa ya..

Indonesia bebas, Utang kepada China LUNAS !! PKI, Gigit jari..
                                                                                            
RAJA SALMAN GERAH LIHAT KEADAAN MUSLIM DI INDONESIA YANG TERUS DISUDUTKAN.
.
KUNJUNGAN JUGA DI AGENDAKAN BERTEMU DENGAN HABIEB RIZIEQ YANG SUDAH MENJADI SOROTAN DUNIA ISLAM DALAM AKSI 212.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berkunjung ke Indonesia pada awal Maret 2017.

Kepastian kunjungan Raja Salman dikemukakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah setelah menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi.

"Rombongannya besar sekali, meencappai 1500 orang. Sehingga Pak Dubes mengharapkan bantuan dan dukungannya agar kedatangan Raja Salman akan menjadi momen yang sangat penting bagi kedua negara," kata Fahri di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi akan sangat monumental bagi kedua negara. Sebab, kunjungan Raja Arab tersebut akan didampingi hampir seluruh jajaran menteri dan pejabat negara Saudi Arabia.

"Kunjungan Raja Arab Saudi ini bersifat historis karena Raja Salman akan berada di Indonesia sepekan lebih. Saya kira ini adalah kunjungan kepala negara ke Indonesia yang paling lama," kata Fahri.

Raja Salman akan Berkunjung ke Jakarta, Bawa 1500 Staf | politik, ekonomi, dan pertahanan 

Ayo kita sambut,.. jadikan Indonesia serambi Mekkah, lenyapkan PKI.

ALLAHU AKBAR !!
Top of FormBottom of Form